Bagi anda yang pernah mendengar kata-kata tersebut, pasti anda mengetahui maksudnya. Namun bagi anda yang belum pernah mendengar kata-kata tersebut, saya ingin membuka lebar-lebar mata, telinga, perasaan, dan pemikiran anda yang selama ini keliru dalam menafsirkan investasi yang dimiliki oleh seorang developer, agar anda dapat kembali ke jalan yang benar. Jika anda memiliki uang sebesar Rp. 150.000.000,-, apakah yang akan lakukan dengan uang tersebut ? jika anda mendepositokan uang tersebut, maka investasi yang akan anda peroleh dapat kita deskripsikan sebagai berikut :
Jumlah uang = Rp. 150.000.000,-
Bunga deposito = 7% pertahun
Jangka 5 tahun = 24%
Total uang = Rp. 150.000.000,- x 24 % = Rp. 36.000.000,-
Total income = Rp. 150.000.000,- + Rp. 36.000.000,-
5 tahun kemudian = Rp. 186.000.000,-
Namun jika anda menginvestasikannya untuk membeli sebuah tanah, maka investasi yang akan anda peroleh adalah :
Luas tanah = 100m2
Harga tanah = Rp. 500.000,-/m2
Total = Rp. 50.000.000,-
Pembangunan rumah = Rp. 90.000.000,-
Total investasi = Rp. 140.000.000,-
Sisa uang = Rp. 10.000.000,- (dapat anda tabung)
Kenaikan harga rumah pada tahun kelima dapat dianalogikan minimal 30% dari harga pasaran rumah yang pada saat itu adalah Rp. 250.000.000,-. Dengan daerah yang mengalami perkembangan karena adanya pembangunan gedung perkantoran, pemukiman penduduk, perniagaan dan fasilitas umum lainnya, seperti pelebaran jalan dan lampu penerangan, maka lokasi tersebut menjadi lokasi yang strategis. Maka perhitungannya:
Harga rumah = Rp. 250.000.000,-
Kenaikan harga = 50%
Total kenaikan = Rp. 250.000.000,- x 50% = Rp. 125.000.000,-
Harga jual = Rp. 250.000.000,- + Rp. 125.000.000,- = Rp. 375.000.000,-
Total pendapatan = (harga jual – pengeluaran awal) + sisa uang
= (Rp. 375.000.000,- - Rp. 140.000.000,-) + Rp. 10.000.000,-
= Rp. 235.000.000,- + Rp. 10.000.000,-
5 tahun kemudian = Rp. 245.000.000,-
Sekarang anda dapat membandingkan dan menyimpulkan sendiri jalan mana yang akan anda jadikan investasi. Serta lebih besar mana antara uang sejumlah Rp. 186.000.000,- dengan Rp. 245.000.000,- dari hasil investasi dengan jangka waktu 5 tahun.
Belum ada tanggapan untuk "Menabung pangkal miskin, investasi pangkal kaya"
Post a Comment